Godaan/Ujian Sebelum Menikah

Saat 2 orang manusia memutuskan untuk menikah, sebuah keberanian besar tercipta di sana. Tak seorang pun tahu masa depan seperti apa. Namun, saat engkau memantapkan hati untuk beribadah, insyallah ALLAH akan senang hati membantu hambaNya yang percaya padaNya. Malam selalu lebih kelam sebelum fajar tiba. Tak ada kemulian tanpa godaan, tak ada kehebatan tanpa ujian.

Begitu pula pernikahan..Tak akan ada pernikahan tanpa cobaan. Kadar memang berbeda, namun percayalah semua orang pasti pernah mengalaminya. Dibutuhkan kekuatan/perjuangan besar untuk bertarung melawan apapun yang mengancam pernikahan. Pertanyaanya sekarang, siapa yang keluar sebagai pemenang ?

~inspired by a true story~

Laguku = Hidupku + Obatku

Setiap manusia pasti pernah merasakan senang, sedih, kecewa, semangat, putus cinta, murung, sakit hati ataupun gembira. Ketika saia mengalami salah satu perasaan yang saia sebut tadi saia selalu mencari lagu yang tepat/sesuai dengan keadaan yang saia alami tadi. misal ketika saia habis putus cinta/pacaran saia selalu mendengarkan sekaligus menyanyikan lagu Peterpan – Semua Tentang Kita. Bagi kalian (pembaca) yang belum tau, lagu ini tentang saat kita memiliki hubungan dengan makhluk (kekasih/teman/sahabat/hewan/tumbuhan) maka hubungan kita tersebut pasti diwarnai dengan kisah/cerita bahagia/lucu/senang dan sedih/pertengkaran/debat taupun yang lainnya. Perasaan yang seharusnya pernah dialami semua manusia, termasuk saia dan alasan inilah yang membuat lagu ini sangat berkesan bagi saia. Lagu ini selalu sukses membuat saia meneteskan sejumlah H2O dari mata saia.

Jika sudah puas, selanjutnya saia mencari obat yang tepat untuk memulihkan kondisi saia seperti sedia kala. Jika setelah putus cinta dan menyanyikan lagu Peterpan maka selanjutnya saia akan mendengarkan sekaligus ikut bernyanyi dengan lagu J-Rocks – Ceria. Lagu ini selalu memotivasi saia untuk segera bangun dan melanjutkan hidup kembali, tak perlu berlama-lama murung, menyesali, meratapi salah satu bab sedih dalam kehidupan saia. Kita sendiri yang menentukan kita ingin hidup bahagia atau enggak, bukan orang lain.

Nah jika saia sedang feeling blue saat menghadapi masalah kantor, saia selalu menyanyikan lagunya TIPE-X yang judulnya Angan, ini juga memotivasi saia untuk selalu berusaha mengejar dan mengejar mimpi2 saia. Sedangkan jika saia ngerasa kangen ma kekasih saia, lagu Tipe-X yang judulnya Salam Rindu dan Kamu Ngga’ Sendirian adalah lagu favorit saia. Terakhir, lagu yang baru saja saia nemu n ingin banget saia nyanyikan saat menikah nanti adalah lagunya Shaggy Dog-Honey…Ini lagunya Alfa Ra’ades Hardyawan bangetttt !! Tetap semangat & keep smile anak nongkronk !! (^_^)


Pernahkah Engkau Merasa Aneh ?

Sebuah keahlian/skill klo engga sering dilatih, diasah ato dikerjakan berulang-ulang ternyata beneran bisa ilang, menguap ato berkurang khasiatnya (kaya obat aj loe fa) logh anak nongkrong. Itulah yang saia alami beberapa hari silam. Usai liburan/cuti lebaran, kerjaan yang biasa saia lakuin sehari-hari terasa berat dan sulit dikerjakan. Kondisi ini baru pertama kali saia rasakan, jadinya sempat strezz, depresi & ingin bunuh diri–>lebay.co.id

Ok, mungkin itu emang lebay, tapi yang beneran saia rasain adalah sebuah “keanehan”. Klo bole dianalogikan, rasanya seperti Superman yang didekatin ma kryptonite, sekuat apapun berusaha menghindar/lari tapi teteup tak bisa juga. Saat suntuk saia biasanya menghibur & memanjakan diri dengan hal2 yang saia senangi (kosakata-nya hobi). Tapi entah kenapa kemaren hal-hal yang saia sukai/cintai/senangi terasa hambar. Untuk pertama kalinya dalam sejarah hidup, Alfa Ra’ades Hardyawan kehilangan selera menonton f.i.l.m..OMG..*jambak rambut sendiri*.

Sempat konsultasi ma beberapa oknum, sejumlah alternatif solusi-pun didapat, tapi hanya satu yang mengena. Klo kita ga sering mengulang-ngulang kemampuan kita, maka “itu” akan ilang dengan sendirinya. Setelah saia coba, ternyata beneran, pelan tapi pasti saia mulai menemukan jati diri (sok puitis) saia. Trus, pernahkah kalian ngerasa aneh saat kalian tak bisa ngelakuin hal-hal yang biasa kalian lakuin ? Trus apa yg kalian lakuin ketika berada pada kondisi tersebut ? Mujarab ga dengan apa yg kalian lakuin ? Tetap semangaddd anak nongkronk !!

Konsep Jodoh….What do You Think Mas/Mbak Bro ??

You’ll never know until you’ve tried it…Bagaimana kita bisa mengatakan makanan itu enak/ga enak klo kita ga pernah memakannya ??? –courtesy of my father/dad/bapak/ayah-

Seseorang teman pernah berkata, konon Siti Hawa diciptakan dari tulang rusuk Nabi Adam, jadi mereka berjodoh, begitu pula di masa sekarang, jodoh seorang laki-laki adalah wanita yang tercipta dari tulang rusuk-nya. Masalahnya, siapa jodoh itu ?? Saya jadi berpikir, ya iyalah mereka (Nabi Adam & Hawa) adalah manusia pertama yang diciptakan ALLAH, makanya mereka tau jodoh masing-masing (meski butuh waktu lama untuk bertemu di bumi). Coba klo di masa itu Siti Hawa ada lebih dari satu, apa enggak bingung Nabi Adam ?

Kebingungan/ketidaktahuan manusia atas jodohnya baru dimulai dari generasi putra pertama Nabi Adam. Saat itu putra Nabi Adam, Habil & Qabil memperebutkan Iqlima yang cantik, meskipun ALLAH sudah memberikan petunjuk melalui Nabi Adam agar Habil yang menikah dengan Iqlima, namun Qabil yang merasa ga terima dengan petunjuk ALLAH berkelahi dengan saudaranya, Habil, yang berujung dengan kematian Habil…masalah jodoh sekaligus pembunuhan pertama yang pernah dilakukan manusia di dunia bung !!

Mungkin kalian (pembaca) bertanya ngapain si kutu kupret Alfa Ra’ades bercerita tentang kisah Nabi Adam & family dsini…*ya iyalah fa, makanya tulisan loe kami baca*. Yang ingin saia share dsini, menurut opini saia n teori relativitasnya Alfa Ra’ades, *lebay*…”Kita (manusia) ga akan pernah tau jodoh kita sampai kita mati”. Opini ini saia ambil dari “perceraian”. Sebelum menikah, baik laki-laki maupun wanita pada umumnya akan ngerasa saling “berjodoh”, tapi di perjalanannya ternyata mereka harus bercerai à berarti bukan jodoh. Dari situlah teori saia muncul..manusia yang awalnya kita anggap jodoh kita ternyata bukan jodoh kita, OMG (‘__’)..mungkin baru setelah kita mati ALLAH akan menunjukkan sebenarnya jodoh kita itu yg sebelah mana..*emang loe kate tempat*..

Teori saia selanjutnya berkembang, sebenarnya jodoh itu sangat erat kaitannya dengan perasaan..ketika kita merasa orang tersebut adalah jodoh kita dan kita menikah dengannya atas niat baik (ibadah, meneruskan keturunan, dll) maka ALLAH akan merestui keinginan kita dan memberi label orang yang kita nikahi dengan tulisan JODOH KITA. That’s why ALLAH really hate about divorce. Ketika udah dinyatakan/direstui ALLAH kita seharusnya mempertahankan sampai darah penghabisan tirai mahligai pernikahan tersebut…*bosomu infotainment banged fa*

Namun saia lebih menaruh hormat pada orang-orang yang gagal dalam pernikahan daripada orang-orang yang tidak pernah menikah, mengapa ? hei mereka memiliki keberanian untuk melakukannya !!

Penulis mohon maaf atas tulisan kali ini yang cukup panjang sekaligus minta do’a restu agar segera dipertemukan dengan jodoh saia ya.. (efek dari ga bisa membalas ketika disindir temen2 yang udah nikah/payu/laku (T_T))..

Curhat…

Dear diary,

Sudah tak terhitung lagi berapa kali aku meluangkan sisa hidupku di tempat ini, tak terkecuali hari ini..bahkan aku berani meminta ijin pada atasanku hanya untuk sejenak menghabiskan puluhan menit waktuku di sana. Tempat ini memanglah tak seindah Mall-Mall yang ada di Jakarta ataupun tempat-tempat dugem yang banyak tersebar di ibu kota, namun entah kenapa banyak orang juga memenuhi tempat ini (termasuk dirikyu).

Di sini akyu bisa berbicara terbuka dan sevulgar mungkin, tanpa harus ditutup-tutupi layaknya seorang wanita tanpa sehelai benang pun..*Wow !!(‘__’). Kami (akyu dan orang-orang) seperti demonstran yang berteriak lantang di depan gedung MPR & DPR yang ingin menyuarakan aspirasi & keinginannya demi sebuah kata “reformasi”. Mungkin inilah salah satu alasan yang melatarbelakangi akyu dan orang-orang yang ada di sini rela menghabiskan waktu berjam-jam di sini. Siapa sih yang enggak suka bila cerita kita didengarkan ? Konon ada sebuah teori psikologi yang mengatakan bahwa, manusia sebagai makhluk sosial sangat senang pabila kehidupan/cerita mereka didengar orang lain.

Di tempat ini jugalah akyu menemukan sahabat, ia slalu mendengarkan setiap detil kata yang akyu ucapkan. Seperti layaknya sahabat sejati, ia slalu mengkoreksi dirikyu ketika akyu berbuat kesalahan dan memberikan nasehat terbaik yang bisa ia berikan…menyuruhku melakukan ini dan itu agar akyu menjadi seorang manusia yang lebih baik dari hari kemarin. Begitu pula hari ini, tanpa malu ataupun sungkan ia memerintahku melakukan hal-hal yang apabila orang lain menyuruhku melakukannya tak akan akyu lakukan. Tapi jika sahabatku ini yang menyuruh, tak kuasa akyu menolaknya. Seperti biasa, setelah beberapa menit bersamanya, senyum lebar langsung menghiasi wajahku. Oh dokter gigiku..terima kasih telah menambal kembali gigiku yang kemarin lepas tambalannya.. (^_^)

Ramadhan = be Honest to Yourself

Ramadhan menurut saia adalah sebuah kesempatan bagi manusia untuk bertanya pada diri sendiri sekaligus memberikan jawaban atas pertanyaan itu sendiri. Dibutuhkan sebuah keberanian dan kejujuran besar di sana.

Terinspirasi tulisan seorang kawan, saia memantapkan hati untuk harus menulis sesuatu di bulan dahsyat ini.. Setelah mereview apa saja  yang telah saia lakukan sekaligus diskusi dengan diri sendiri, kesimpulannya…ternyata hampir saja saia melewatkan begitu saja bulan penuh rahmat ini dan masuk dalam golongan orang2 yg gagal di bulan Ramadhan (barusan googling). Emang puasa (ga makan n ga minum), tapi masih aja ngomongin temen/orang lain, aahh…jadi mikir, berkurang banyak gak ya pahala saia di hari saia ngomongin teman tadi ??

Sebenarnya kemarin2 saia sudah berusaha menahan diri dari hal2 yang bisa mengurangi pahala puasa, ga tau kenapa tiba2 aj ngerasa jadi seorang pengawas ujian, yg diawasi diri sendiri pula..hadehhh, berat beud..kaya bukan jadi diri sendiri (alfa yg berada di sisi terang gt deh.. :p). Emang ga tiap hari ngomongin orang, tp ngerasa sayang aj harus berkurang pahala (atau bahkan habis) puasa saia cuma gara2 ga bisa menahan diri ngomongin orang.

Puasa kali ini harus ada yg berubah dari Alfa Ra’ades Hardyawan, minimal satu aja…tapi kata dosen saia, manusia hidup itu semuanya serba multi tasking.. kata beliau, “fa, emang ada seorang ayah yg ketika anaknya menangis trus bilang ke anaknya bentar ya nak ayah sedang sibuk ngerjain tugas kantor, nangisnya setelah kerjaan ayah selesai aj ya ?”… :hammer: Emang bener juga kata beliau, saia sih akan mencoba memperbaiki banyak hal di Ramadhan edisi kali ini, tapi minimal harus ada 1 hal baik yang berubah dari diri saia pribadi, agar setidaknya saia ga masuk daftar orang2 yg gagal di bulan Ramadhan..sekaligus buat bekal ngejalanin 11 bulan di depan nanti, amien..

Satu Langkah Baru

Setelah diprovokasi seorang temen, akhirnya memberanikan diri melakukan suatu hal yang baru, blogging !!

Masih belom jelas mo dibawa kemana blog ini, tp yang pasti akan banyak berisi pengalam/cerita hidup gue… Sorry pembukaannya agak lebay n membosankan..see u in my notes in this blog

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.