You’ll never know until you’ve tried it…Bagaimana kita bisa mengatakan makanan itu enak/ga enak klo kita ga pernah memakannya ??? –courtesy of my father/dad/bapak/ayah-
Seseorang teman pernah berkata, konon Siti Hawa diciptakan dari tulang rusuk Nabi Adam, jadi mereka berjodoh, begitu pula di masa sekarang, jodoh seorang laki-laki adalah wanita yang tercipta dari tulang rusuk-nya. Masalahnya, siapa jodoh itu ?? Saya jadi berpikir, ya iyalah mereka (Nabi Adam & Hawa) adalah manusia pertama yang diciptakan ALLAH, makanya mereka tau jodoh masing-masing (meski butuh waktu lama untuk bertemu di bumi). Coba klo di masa itu Siti Hawa ada lebih dari satu, apa enggak bingung Nabi Adam ?
Kebingungan/ketidaktahuan manusia atas jodohnya baru dimulai dari generasi putra pertama Nabi Adam. Saat itu putra Nabi Adam, Habil & Qabil memperebutkan Iqlima yang cantik, meskipun ALLAH sudah memberikan petunjuk melalui Nabi Adam agar Habil yang menikah dengan Iqlima, namun Qabil yang merasa ga terima dengan petunjuk ALLAH berkelahi dengan saudaranya, Habil, yang berujung dengan kematian Habil…masalah jodoh sekaligus pembunuhan pertama yang pernah dilakukan manusia di dunia bung !!
Mungkin kalian (pembaca) bertanya ngapain si kutu kupret Alfa Ra’ades bercerita tentang kisah Nabi Adam & family dsini…*ya iyalah fa, makanya tulisan loe kami baca*. Yang ingin saia share dsini, menurut opini saia n teori relativitasnya Alfa Ra’ades, *lebay*…”Kita (manusia) ga akan pernah tau jodoh kita sampai kita mati”. Opini ini saia ambil dari “perceraian”. Sebelum menikah, baik laki-laki maupun wanita pada umumnya akan ngerasa saling “berjodoh”, tapi di perjalanannya ternyata mereka harus bercerai à berarti bukan jodoh. Dari situlah teori saia muncul..manusia yang awalnya kita anggap jodoh kita ternyata bukan jodoh kita, OMG (‘__’)..mungkin baru setelah kita mati ALLAH akan menunjukkan sebenarnya jodoh kita itu yg sebelah mana..*emang loe kate tempat*..
Teori saia selanjutnya berkembang, sebenarnya jodoh itu sangat erat kaitannya dengan perasaan..ketika kita merasa orang tersebut adalah jodoh kita dan kita menikah dengannya atas niat baik (ibadah, meneruskan keturunan, dll) maka ALLAH akan merestui keinginan kita dan memberi label orang yang kita nikahi dengan tulisan JODOH KITA. That’s why ALLAH really hate about divorce. Ketika udah dinyatakan/direstui ALLAH kita seharusnya mempertahankan sampai darah penghabisan tirai mahligai pernikahan tersebut…*bosomu infotainment banged fa*
Namun saia lebih menaruh hormat pada orang-orang yang gagal dalam pernikahan daripada orang-orang yang tidak pernah menikah, mengapa ? hei mereka memiliki keberanian untuk melakukannya !!
Penulis mohon maaf atas tulisan kali ini yang cukup panjang sekaligus minta do’a restu agar segera dipertemukan dengan jodoh saia ya.. (efek dari ga bisa membalas ketika disindir temen2 yang udah nikah/payu/laku (T_T))..